Ngintip blog vridha,yuk :)

Kamis, 28 Oktober 2010

Blog Kelas X-2 SSB Lhokseumawe: Cara Menulis Kode HTML pada Kolom Komentar

Blog Kelas X-2 SSB Lhokseumawe: Cara Menulis Kode HTML pada Kolom Komentar: "Suatu kali pengunjung pernah menulis kode pada kolom komentar blog ini. Tetapi yang tampil hanya tulisan span saja, tanpa tanda < dan >. Na..."

Blog Kelas X-2 SSB Lhokseumawe: Cara Membuat Read More / Baca Selengkapnya

Blog Kelas X-2 SSB Lhokseumawe: Cara Membuat Read More / Baca Selengkapnya: "Biasanya postingan terbaru akan ditampilkan dihalaman utama blog. Namun jika postingan kamu terlalu panjang maka hal tersebut akan membuat p..."

Vridha NR: Menyesal

Vridha NR: Menyesal: "Katakata sungguh pedis Tatapan mata nan sadis Saat bercinta ucapan sanggat manis, Seolah sang pacar sanggat eksiis, Banyak insan yang tersak..."

Kamis, 14 Oktober 2010

kenangan pahit

Ak hanya terdiam di sudut rumah,
Tatapan mata ku mulai melemah,
Luka di hati bagai goresan timah,
Tapi semua itu tertutupin dengan sifat ramah.

Hatii ku ingin menangis,
Semua ini tak sanggup ku tepis,
Kau lihat ku dengan tatapan sadis.
Kapan semua sandiwara ini habiis

Ku tutupi sifat burukmu di hadapan mereka,
Ku ceritaka kenangan kita dalam suka ataupun duka,
Mungkin mereka mengira ini hanya cerita belaka,
Tapi balasan darimu hanya goresan luka..

ak memang saat ini masii bisa tersenyum
Dan aku juga masii mampu untuk makan dan minum,
Zaman sekarang bau busuk bagai wangian parfum.
Sandiwara ini sudah selesai atau belum ?
Jujur tak ada yang bisa menggantikan posisimu,
Bukan berarti kau bisa menyakiti ku sesuka hatimu,
Saat ini ak memang tegar menhadapi permainan mu,
Tapi apakah kau tega ak terjatuh hanya karna janji manismu,

Ak memang gadis biasa,
Mungin asal pun dari desa
Tak punya skill yang luar biasa,
Pahit nya hidup sudah ku rasa,
Tapi tersakiti oleh cinta sungguh sangat menyiksa

Bantulah ak untuk bangkit,
Ingin ku nikmati panorama indah bukit
Walaupun Kau hanya memperhatikanku sedikit
Ak berterimakasih karena itu sudah mengurangi rasa sakit

Ku hadapi semua ini sendiri.
Sampai aku dapat menemukan jatidiri.
Akan ku coba kembali untuk berdiri.
Semoga aku bisa tersenyum setiap hari

Ku harap kau bisa memaknai kata ini
Memang ungkapan ku tidak berseni
Tapi aku coba untuk berani
Kenangan pahit telah kulukiskan di sini,

Menyesal

Katakata sungguh pedis
Tatapan mata nan sadis
Saat bercinta ucapan sanggat manis,
Seolah sang pacar sanggat eksiis,
Banyak insan yang tersakiti
Tapi lebih banyak menyakiti,
Memang semua punya mata,
Tapi tak semua insan berharta
Saat bercinta bagai dunia milik kita,
Begh padahal punya sang semesta,
seakan bangga banyak yang suka,
birsikap sombong di depan mereka,
padahal semua membuat luka,
gak sadar diri padahal tak beretika,
Sering lupa pada kata yg di lantunkan,
Seolah semua yang dipunya bisa di pamerkan,

Dari muka nampak sog lugu,
Padahal sifat sanggat belagu,
Seakan pintar dan berilmu
Tapi tak ada sopan pada tamu
Di ucapan baikin diri,
Harusnya sadar dan intropeksi diri
Jaman sekarang banyak kasus nikah siri
Itu pun sudah banyak yang iri.
Sekarang setelah ada yang baru
Ucapkan cinta sanggat terburu.buru
Yang lama di tinggalkan begitu saja,
dya fikir ni hati kayak baja,
Sakit hati datang menghampiri,
Sakitnya luka seperti tusukan duri,
Rasa tak tahan ingin menanggis,
Tapi bukan untuk mengemis,

history.



im okay, talk less do more      vridha.blogspot.com